Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Mohon dibaca dengan seksama, Tulisan ini Bisa Mengubah Sudut Pandang Anda Selama ini


Sebuah Unit Laptop Rusak dan tidak ada yang dapat memperbaikinya. Beberapa tempat service angkat tangan dan merekomendasikan tempat kecil sangat sederhana di pinggiran kota itu. Mereka lalu membawanya kepada seorang Teknisi berpengalaman berumur 38 tahun.

Dia kemudian membongkar dan melakukan analisa kerusakan pada Motherboard laptop dimaksud. Dengan sangat teliti, melakukan pengukuran di beberapa tempat. Setelah menemukan sumber penyebab masalah, pria itu kemudian memegang sebuah pinset dan menyalakan mesin blowernya.

Dengan sangat hati², ia mencopot sebuah komponen, lalu menggantinya. Seketika, Motherboard laptop itu kembali hidup. "motherboard laptopnya telah normal !" ujar teknisi itu.

Nota service kemudian dibuka dengan total biaya perbaikan sebesar 1 Juta Rupiah.

"Wahh apa gak kemahalan ini Pak?!" kata pemiliknya. "Padahal anda hampir tidak melakukan apa-apa. Boleh tau apa saja yg dilakukan tadi, dan berapa harga komponen yg diganti ?"

Sambil tersenyum, Teknisi laptop itu kemudian memberi jawaban sederhana :
Membongkar laptop dan memeriksanya Rp. 200Ribu. Mengetahui di mana sumber masalah  Rp. 800Ribu

- - - - - - - - - - - - - - - - -------------------------------

Masyarakat kita Terkadang demikian. Sama halnya kepada para para pekerja grafis (tukang desain). "khan cuma klik klik doang.. masa semahal itu ?". Juga terhadap tukang² lainnya. 

Begitu juga dengan OPM (operator madrasah) dibeberapa madrasah yang sekilas kelihatanya hanya duduk duduk santai di depan komputer / laptop, namun sangat sangat vital sekali keberadaanya. Bahkan beberapa pejabat sekolah atau madrasah mengatakan operator adalah jantungnya madrasah, tanpa operator maka madrasah saat ini akan mati, seperti manusia tanpa jantung. Mengingat saat ini semua pendataan mulai Bantuan Operasional Sekolah (BOS) SIMAPTIKA, EMIS, PIP, UNBK dan lain sebagainya pendataanya di tangani oleh operator. Yang kerjanya tidak mengenal waktu & hari. Beberapa operator Kadang lembur sampai jam 4 subuh agar data bisa terinput ke server, di saat kepala madrasah atau guru lainya sedang tertidur lelap.Tetapi kesejahteraan operator di kebanyakan Madrasah sangat menyedihkan sekali, bahkan ada yang tidak dihargai kerja kerasnya. 

Begitu Pentingnya menghargai keahlian dan pengalaman seseorang... Hingga 
Bahasa "gitu doang", " "cuma gitu",  "kan gampang" harusnya menjadi hal tabu. Mengapa? Karena Mungkin saja pengalaman tersebut hasil kristalisasi tekad, perjuangan, percobaan hingga air mata.

If i do a job in 30 minutes it's because i spent 14 years learning how to do that in 30 minutes. You owe me for the years, not the minutes.

(Jika saya sanggup menyelesaikan pekerjaan dengan waktu 30 menit, hal ini karena saya menghabiskan waktu 14 tahun untuk belajar bagaimana melakukannya dalam 30 menit. Anda membayar saya untuk 14 tahun, bukan untuk 30 menit).

Kalimat ini, mengingatkan saya pada nasehat seseorang tentang menghargai & bijak menghormati hasil pekerjaan orang lain.

Disitu juga saya belajar melihat orang...
Ketika mereka tidak menghargai orang lain, justru dia sedang merendahkan diri mereka sendiri.

Note :
Keahlian dan pengalaman, sangat mahal harganya. Namun sangat disayangkan, orang-orang kita masih meremehkan hal tersebut.


Posting Komentar untuk "Mohon dibaca dengan seksama, Tulisan ini Bisa Mengubah Sudut Pandang Anda Selama ini"